• PASANG IKLAN GRATIS KLIK HERE

    silahkan pasangiklan disini dan tunggu 5 detik sampai muncul gambar SKIP AD di pojok kanan atas lalu klik gambar SKIP AD dan mulai menulis iklan anda.

    PASANG IKLAN KLIK DISINI

    iklan gratis rajacolek

    MARKETING YANG CERDAS PASTI BERPROMOSI LEWAT FACEBOOK. MAMFAATKAN JUALAN ONLINE GRATIS INI DI FACEBOOK CARANYA: -MASUK KE HALAMAN FB LALU KLIK SUKA/LIKE. -KLIK TOMBOL YANG BERGAMBAR BINTANG DI POJOK KANAN ATAS LALU FROM IKLAN AKAN MUNCUL -MULAILAH MENULIS IKLAN GRATIS .TP JANGAN NYEPAM YAAA
    Dikirim oleh :rajacolek, | PASANG IKLAN GRATIS DI FB?

    TB.windchime gentanada

    Abdul Madjid Gangga: Kerajinan Genta Nadanya Terbaik di Dunia, Peraih The Real
    Windchime Gold Award 2010

    Kerajinan genta nada banyak dijual dimana-mana, mulai dari pasar sampai mal.
    Namun ditangan Abdul Madjid Gangga, genta nada dapat menjadi sesuatu kerajinan
    atau benda seni yang bernilai jutaan rupiah.



    "Ini bukan genta nada sembarangan, ini kerajinan windchime (lonceng angin),
    satu-satunya di dunia. Dimana genta nada ini bisa menghasilkan suara musik etnis
    Indonesia, beda dengan genda nada umumnya yang asal bunyi teng-teng atau
    tok-tok, ini persis suara musik asli budaya etnis Indonesia," kata Abdul,
    ketika ditemui di kediamannya di Depok, (25/12/11).



    Abdul mengaku sejak 2002-2011 genta nada buatan tangannya sudah terjual ribuan
    buah, tidak hanya di dalam negeri tapi sudah sampai ke Italia, Kanada, Afrika
    Tengah dan negara-negara Eropa lainnya.



    "Harga genta nada buatannya paling murah di jual Rp 750.000 dan yang termahal
    saat ini Rp 15.000.000 per unitnya. Padahal modal produksi untuk yang paling
    mahal saja tidak sampai Rp 5.000.000," ungkapnya.



    Mengapa Abdul berani mematok harga selangit untuk produk kerajinannya? Katanya,
    kerajinan genta nada ini langka dan dia berani mengklaim produk genta nada
    buatannya merupakan yang terbaik di dunia saat ini. Hal itu ditunjukkannya
    dengan diraihnya The Real Windchime Gold Award 2010.



    "Ini prestasi yang sulit digapai, dan yang memberikan penghargaan merupakai
    organisasi dunia, bukan sembarangan," jelasnya.



    Memang, saat terpa angin, genta nada ini bergoyang dan mengeluarkan suara alunan
    musik yang sangat khas, yakni etnis asli Indonesia.



    "Genta nada saya ada yang menghasilkan nada khas etnis Sunda, Jawa, Bali,
    Melayu, Cirebon, Mandarin, Hindu, Padang, sampai Blues," ungkapnya.



    Bahkan dirinya bisa menciptakan genta nada dari musik etnis Indonesia manapun
    sesuai pesanan konsumennya asal dia dikasihkan lagu yang benar-benar etnis
    budaya Indonesia.



    "Tidak sampai sebulan genta nada pesanan konsumen sesuai etnis pilihannya
    jadi. Kenapa harus lagu etnis budaya Indonesia? Karena saya ingin mengangkat
    budaya etnis Indonesia," ucapnya.



    Selain itu kata, Abdul, membuat genta nada seperti buatannya sangat sulit, perlu
    kepekaan kuping dan perasaan serta pengalaman dan pengetahuan tentang nada.



    Dirinya mampu menciptakan genta nada khas karena lama di musik. Berawal dari
    lulusan Yayasan Musik Indonesia pada 1980, bapak 4 (empat) putra, Reinaldo (27),
    Pandu (14), Reno (13) dan Dede Dermawan (1,5) ini pun merupakan ahli dalam
    menyetel nada piano.



    "Keahlian men-stel piano pun saya dapatkan dari belajar otodidak, yakni
    membongkar dan men-service sendiri piano saya, dan ilmu menciptakan genta nada
    ini hanya mau saya tularkan kepada anak dan cucu, ini ilmu keluarga," ujarnya.



    Tidak sampai disitu, Abdul juga belajar lama dengan ahlinya piano, yakni Prof
    Richard. Kenapa bisa lari ke genta nada?



    "Ya saya seorang penghayal, saya menghayal genda di depan teras rumah bisa
    menghasilkan nada-nada indah tidak sekedar asal bunyi, lalu saya berinisiatif
    kenapa tidak saya coba," ujarnya lagi.



    Akhirnya dengan usaha yang keras dan melakukan percobaan berkali-kali, mulai
    dari menggunakan bambu, besi dan banyak bahan lainnya, akhirnya terpilih genta
    nada berbahan dari almunium.



    "Saya menjamin konsumen yang beli akan puas dengan suaranya. Bahkan suaranya
    tidak akan berubah seumur hidup walaupun salah satu almunium ada yang penyok,"
    yakinnya.



    Bahkan Abdul bilang, mitra bisnisnya banyak yang menjual lagi produknya dengan
    harga lebih tinggi. "Dari saya Rp 5.000.000 dia jual lagi Rp 15.000.000. Besar
    sekali kan untungnya?," katanya.



    Dalam setahun tak kurang dari Rp 250 juta-Rp 500 juta per tahun keuntungan
    bersih yang ia kantongi. Abdul pun terbuka jika ada yang mengajak kerja sama,
    baik memenuhi pesanan, maupun membuka showroom genta nada di daerah mana pun di
    Indonesia.



    Jika ada yang berminat bisa datang ke stand sentra genta nada di sentra UKM di
    Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan dan di Cilandak Town Square atau langsung ke:

    Sentra Genta Nada

    Abdul Madjid Gangga

    Jl. Raya Cinangka Gg Madu RT 05/04 No 5 Sawangan, Depok 16517

    Handphone

    081318111113




    katagori:perlengkapan rumah tangga
    dikirim oleh:
    abdul madjid gangga gangga
    abdulmadjidg@yahoo.com

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    terimakasih terlah berkunjung atau pasang iklan disini

    GRATIS SOFTWARE

    SOFTWARE GRATIS? KLIK AJA

    DISINI

    PASANG IKLAN DI FB KLIK AJA

    NIAGA ON FB

    beri donasi disini

    my BCA :1920614988
    abd syukur

    admin

    Ingin jual produk? baru atau bekas dengan cepat? silahkan jual DISINI

    iklanPopuler